info@manurulhuda-csp.sch.id

Cerita Tentang PJJ

14 February 2022 Kategori: Berita Sekolah
Cerita Tentang PJJ

Pada 12 Februari 2022, Pemerintah Kabupaten Garut mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.2/511/BPBD tentang Perubahan atas Surat Edaran Nomor 443.2/394/Dinkes tentang Akselerasi Pelaksanaan Vaksinasi dan KBM di Satuan Pendidikan. Kembali diberlakukannya pembelajaran jarak jauh menjadi poin perhatian utama bagi guru dan peserata didik. Bagaimana tanggapan mereka tentang hal tersebut? Yuk dibaca sampai selesai ya!


Pembelajan jarak jauh memiliki dampak yang cukup beragam. Guru dan peserta didik selaku subjek utama dalam kegiatan dikelas merasakannya. “PJJ menjadi alternatif terbaik untuk kondisi pandemic saat ini”, tutur Abdirrahman, selaku guru Bahasa Arab. “Yang menjadi perhatian dan evalusi dari berbagai rangkaian PJJ sebelumnya terletak pada efektifitas pembelajaran”, tampnahnya. Hal tersebut diperkuat dengan pernyaatan Nurlela, siswa kelas XI. Ia mengatakan “BDR/PJJ tidak terlalu bermasalah dalam pembelajaran apabila didukung dengan jaringan dan kuota yang cukup”. Selain itu, ia menambahkan “Kesulitan memahami materi pelajaran karena terbatasnya waktu berkomunikasi dengan guru”.


Meluasnya wabah ini dan ditetapkannya situasi khusus oleh pemerintah pusat mengundang polemic. Hal ini biasa terjadi dalam dinamika kehidupan. “Kejenuhan mungkin dirasakan oleh guru dan siswa”, imbuh Sunarya, Guru PKN. Ya, pandemic ini mengubah berbagai hal termasuk interaksi antara guru dengan guru, guru dengan peserta didik, maupun sesama peserta didik. Pembelajaran tatap muka dikelas memang memuati fungsi laten dan manifes di dunia Pendidikan. Bercengkrama dengan guru, bercerita dengan teman, dan banyak hal lain yang membuat suasana kelas menjadi menyenangkan. Tentunya berbeda jauh dengan situasi PJJ.


Pihak sekolah yang berada dibawah naungan kementrian agama menghimbau agar seluruh guru dan peserta didik mengikuti prosedur yang telah ditetapkan sesuai dengan edaran bupati.


“Bersabar dengan penuh kesaradan menyongsong hari esok yang lebih baik”